Lakukan Ini Jika Kontraktor Tidak Bekerja Optimal

lazy contractorTerkadang, orang-orang yang diharapkan mampu memenuhi ekspektasi tidak bekerja secara optimal sehingga membuat orang lain kecewa. Hal yang sama juga bisa saja terjadi kepada kontraktor yang sudah Anda ajak untuk bekerjasama. Ya, dengan berbagai alasan, mereka bisa saja ogah-ogahan untuk bekerja sehingga proyek yang diberikan tidak berjalan sesuai harapan. Bagian terburuknya adalah proyek tidak sesuai tepat waktu atau tidak sesuai rancangan bangunan awal. Dalam hal ini, Anda akan mengalami kerugian yang bisa saja membuat Anda mengalami masalah finansial. Oleh sebab itu, lebih berhati-hati dalam memilih kontraktor.

Btw, bagaimana jika sudah terlanjur mempekerjakan kontraktor dan ternyata mereka tidak bekerja optimal? Untuk mengatasi masalah ini, sangat disarankan untuk melakukan hal-hal di bawah ini:

Tegur baik-baik dan ingatkan tanggung jawab mereka

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menegur kontraktor agar mereka menyadari kesalahan mereka. Hindari melakukan cara ini dengan cara kasar karena dapat menimbulkan konflik nantinya. Sebaiknya lakukan hal ini dengan cara baik-baik tapi tetap tegas agar kontraktor tidak menyepelekan Anda. Di samping itu, ada baiknya untuk mengingatkan mereka soal tanggung jawab mereka. Hal ini penting untuk dilakukan agar mereka tidak asal-asalan lagi dalam bekerja. Bagaimana jika mereka memiliki alasan tersendiri untuk permasalahan ini? Tanyakan apa masalahnya dan penyebabnya. Apabila penyebabnya adalah cuaca yang tidak baik, maklumi mereka tapi apabila penyebabnya adalah masalah gaji, Anda berhak meminta mereka untuk tetap bekerja secara optimal sesuai dengan kontrak yang sudah disepakati bersama. Nah, jika mereka ternyata masih tidak mau bekerja secara optimal, putus kontrak mereka dan berikan gaji mereka sesuai jam kerja.

Lakukan pengawasan secara berkala

Tidak dapat dipungkiri bahwa dengan pengawasan yang lemah, pekerjaan terkadang menjadi tidak optimal atau menjadi molor untuk beberapa waktu. Bagi yang tidak dikerjar target atau tidak terikat kontrak, hal ini mungkin tidak akan menjadi masalah besar. Sebaliknya, jika sudah ada tenggat waktu pengerjaan tapi hasilnya masih jauh dari perkiraan, tentu pengawasan yang lemah akan menjadi sesuatu yang mendatangkan kerugian. Oleh sebab itu, diperlukan pengawasan secara berkala agar kontraktor mau bekerja sungguh-sungguh. Bagaimana jika Anda memiliki pekerjaan di kantor? Bagi waktu Anda sebaik mungkin karena pengawasan tidak perlu dilakukan sepanjang hari. Ketika ada waktu luang di kantor, Anda bisa pergi sebentar dan mengecek pekerjaan para kontraktor. Sempatkan waktu Anda selama 30-45 menit untuk tahu bagaimana perkembangan proyek yang dikerjakan. Dalam sehari, setidaknya lakukan pengawasan 1 sampai 2 kali. Dengan melakukan hal ini secara berkala, kemungkinan kontraktor untuk bekerja tidak optimal terbilang rendah sehingga proyek dapat berjalan lancar.

Minta ganti rugi

Ketika toleransi yang diberikan disalah gunakan, tidak masalah apabila Anda mengambil tindakan tegas dengan meminta ganti rugi kepada para kontraktor. Anda berhak melakukan hal ini apabila mereka terus menerus menunjukkan kinerja yang tidak baik. Apalagi jika proyek yang mereka kerjakan tak kunjung selesai. Anda boleh komplain dan menuntut ganji rugi kepada mereka. Jika mereka menolak? Tunjukkan bukti kontrak dan perjanjian yang sudah disepakati khususnya mengenai kinerja dan tenggat waktu yang diberikan. Dengan melakukan hal ini, diharapkan mereka tahu dan sadar kesalahan mereka. Jika mereka tetap menolak, silahkan bawa kasus ini ke pihak yang berwenang agar mereka jera dan mendapatkan hukuman yang sepadan.


Trik Jitu Merawat Lantai Kayu agar Tahan Lama

lantai kayu

Kayu merupakan bahan bangunan yang telah banyak digunakan oleh orang untuk membuat berbagai keperluan. Rumah merupakan salah satu bangunan yang menggunakan bahan bangunan dari kayu. Hal ini dikarenakan manfaat dari kayu untuk bangunan ada banyak, baik digunakan sebagai reng, kasau, plafon, kusen, dan pintu. Selain digunakan seperti yang telah disebutkan, kayu juga digunakan untuk lantai rumah. Banyak orang yang lebih memilih menggunakan kayu sebagai lantainya dikarenakan terlihat lebih elegan dan menarik. Namun, memilih untuk menggunakan kayu sebagai lantai tentunya tidak bisa asal-asalan untuk merawatnya. Jika merawat lantai kayu secara asal-asalan sudah pastinya lantai kayu tidak bisa bertahan lebih lama. Jangan juga berpikir untuk membersihkan lantai kayu yang penting bersih saja karena bisa membuat kayu mudah rapuh dan terlihat kotor. Perlu untuk Anda semua ketahui bahwa menggunakan lantai kayu membutuhkan perawatan exstra dibandingkan dengan perawatan lantai semen dan keramik. Ini dikarenakan sifat kayu yang bisa menyusut, mudah rapuh, dan juga mudah dimakan rayap. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan masalah perawatan pada lantai kayu Anda. Adapun trik jitu untuk merawat lantai kayu agar tahan lama seperti berikut.

Memberikan keset atau karpet pada daerah yang sering dilalui

Jika rumah Anda menggunakan lantai kayu dan ingin tahan lama, maka trik pertama yang harus dilakukan adalah memberikan keset atau karpet pada daerah yang sering dilalui. Jika ini tidak cepat dilakukan oleh Anda, bisa menyebabkan warna kayu lebih mudah pudar dan kayu akan lebih cepat rapuh. Untuk itu, letakan keset atau karpet di bagian yang sering dilalui agar lebih aman. Adapun tempat yang paling penting diberi keset adalah depan pintu kamar mandi. Keringkan terlebih dahulu kaki Anda sebelum menginjak kayu agar kayu bisa bertahan lama. Jika kayu basah, ada baiknya untuk dilap dengan cepat menggunakan kain yang lembut.

Membersihkan segera lantai yang terkena noda

Saat Anda membawa minuman kopi, teh, susuh, atau minuman dan makanan yang berwarna dan tumpah mengenai lantai kayu, ada baiknya segera dibersihkan. Jika tidak cepat dibersihkan, bisa membuat kayu menjadi jamuran dan akhirnya lama-kelamaan akan rusak. Hal ini dikarenakan noda-noda yang menempel pada kayu menjadi musuh besar karena bisa menyebabkan kayu berjamu yang akhirnya membuat tampilan menjadi jelak dan parahnya lagi dapat membuat kerusakan permanen. Oleh karena itu, jika Anda menggunakan lantai kayu harus bisa merawatnya dengan baik. Segera mungkin untuk membersihkan bagian lantai yang terkena noda menggunakan lap yang berbahan halus agar kayu tidak lecet.

Mengangkat furniture atau benda berat lain saat ingin memindahkan

Kayu merupakan salah satu benda yang mudah tergores. Oleh karena itu, trik berikutnya untuk membuat lantai kayu tahan lama dengan cara mengangkat furniture atau benda berat lainnya saat memindahkan. Gunakan juga alas untuk bagian bawah furniture agat tidak membuat kayu rusak permanen. Jika Anda merasa berat untuk memindahkan barang furniture dan benda berat lainnya ada baiknya jangan dipaksakan karena hanya akan menimbulkan goresan pada lantai kayu. Sebagai solusi, sebaiknya meminta bantuan orang lain agar bisa diangkat dan tidak membuat lantai kayu tergores.

Merawat lantai kayu bukan hal yang mudah. Oleh karena itu, semoga beberapa trik di atas bermanfaat buat Anda semua terutama yang menggunakan lantai kayu.

 

 


Berbagai Kelemahan Membeli Rumah Seken

beli Rumah SekenSebelum memikirkan pembelian mobil mewah, jauh lebih disarankan jika mengusahakan memiliki rumah sendiri. Ketika sudah menikah, Anda bisa langsung memboyong istri tinggal ke rumah sendiri. Bagi Anda yang telah berkeluarga, Anda dapat memberikan tempat tinggal yang aman & nyaman untuk keluarga. Dari sekian banyak cara untuk memiliki rumah sendiri, pembelian rumah seken menjadi cara yang cukup banyak dipilih oleh sebagian orang. Tertarik membeli rumah seken? Rumah seken memang punya daya pikat tersendiri, hal ini karena alasan-alasan berikut:

  • Bangunan sudah bisa langsung ditempati setelah transaksi pembelian usai dilakukan.
  • Lingkungan sosial yang telah terbentuk, seperti halnya sistem keamanan, tempat ibadah, dsb.
  • Infrastruktur umumnya sudah tersedia mulai dari jalanan aspal, sambungan listrik, air, dll.
  • Penawaran dengan harga sesuai kantong bisa dilakukan dengan pemilik rumah.

Terlepas dari keunggulan ini, membeli rumah seken juga memiliki kelemahan. Adapun kelemahan-kelemahan membeli rumah seken sebagai berikut:

Pilihan terbatas

Kalau Anda memilih metode kepemilikan rumah indent, Anda akan diberikan konsep oleh pengembang. Jika mungkin, konsep tersebut bisa diubah sesuai keinginan. Kalau membeli rumah jadi, pilihannya sangat beragam mulai dari ukuran sampai dengan desain rumah. Hanya tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan serta keinginan Anda. Begitu pula ketika Anda memilih untuk membangun rumah sendiri, Anda bisa menyesuaikan tata letak hingga model rumah sesuai kebutuhan. Sayangnya, ini tidak Anda dapatkan ketika memilih untuk membeli rumah seken. Sebab, rumah seken pilihannya terbatas. Hanya mereka yang ingin menjual rumahnya karena akan pindah ke luar kota untuk urusan pekerjaan, membeli rumah baru, atau ada problem ekonomi saja.

Kualitas bangunan terkadang sudah tidak bagus

Rumah yang sudah berusia puluhan tahun, dari sisi kualitas bisa dikatakan sudah tidak bagus. Jika material bangunan yang digunakan merupakan kayu, kemungkinan lantai dan dinding sudah rapuh. Untuk keamanan Anda & keluarga, Anda harus memperbaikinya secara total (kalau materialnya dari batu bata & semen, kemungkinan hanya perbaikan sebagian). Jika atap rumah sudah pada bolong, Anda juga harus memperbaiki atau bahkan menggantinya agar tidak kebocoran saat hujan turun. Belum lagi jika masalah lainnya seperti westafel & wc yang mampet tentunya harus Anda perbaiki untuk kenyamanan keluarga. Kalau desain bangunan rumah seken yang dibeli dirasa telah ketinggalan zaman, Anda terpaksa merenovasinya. Artinya, pengeluaran untuk membeli rumah seken bakal lebih besar karena harus mengalokasikan dana untuk perbaikan rumah guna keamanan & kenyamanan anggota keluarga.

Jika Anda merasa merugi membeli rumah seken, cari alternatif lainnya yakni membeli rumah indent, rumah yang masih dalam bentuk konsep & akan dilakukan pembangunan jika telah memberikan sekian persen dari total harga yang ditawarkan pengembang. Bisa juga membeli rumah jadi, rumah yang bisa ditempati & bisa memanfaatkan KPR. Bisa juga dengan pembangunan rumah sendiri, rumah yang dari dari pengurusan IMB, pembelian bahan baku, sampai pengawasan pengerjaan dilakukan sendiri jika tidak menggandeng arsitek & kontraktor. Apabila Anda tetap bersikeras membeli rumah seken, pastikan untuk melakukan ini:

  • Tanyakan dokumen rumah. Pastikan dokumennya lengkap dan pastinya tidak terlibat sengketa.
  • Cek kualitas bangunan. Ajak konsultan bangunan untuk mengecek apakah rumah seken tersebut layak dibeli dengan harga yang ditawarkan atau tidak.

Apapun pilihan Anda, semoga menjadi keputusan yang terbaik bagi Anda & keluarga 😀